When a new NASA satellite spots evidence of an astonishingly rare object buried deep in the Arctic ice, the floundering space agency proclaims a much-needed victory...a victory that has profound implications for U.S. space policy and the impending presidential election. With the Oval Office in the balance, the President dispatches White House Intelligence analyst Rachel Sexton to the Milne Ice …
Buku Journey The Heart membuat saya merasa terenyuh dengan ketabahan Tita. Ini adalah novel tentang sepasang suami istri yang sudah menikah 5 tahun lamanya. Tita asli orang Padang, dan suaminya asli Inggris. Dan karena sebuah kesalah pahaman, yaitu Joanna yang dikira selingkuhan Harry, akhirnya mereka berpisah tanpa ada proses untuk bercerai.rnrnDalam kurun waktu itu akhirnya Tita sadar kalau t…
Tidak mudah bagi seorang lelaki untuk mendapatkan kembali tempatnya di masyarakat setelah 12 tahun tinggal dalam pengasingan di Pulau B. Apalagi hati masyarakat memang pernah dilukainya. Karman, lelaki itu, juga telah kehilangan orang-orang yang dulu selalu hadir dalam jiwanya. Istrinya telah menikah dengan lelaki lain, anaknya ada yang meninggal, dan yang tersisa tak lagi begitu mengenalnya. K…
Pernahkah membayangkan apa yang dihadapi anak-anak dengan ibu tidak waras?rnrnCeeCee, 12 th, menyaksikan Momma, ibunya, berangsur kehilangan akal sehatnya. Kelakuan Momma tak henti mempermalukannya. Berkeliling kota dengan gaun pesta usang, melempar semua barang ke halaman, hingga nyaris membakar rumah. Tak ayal ejekan dan cemooh bertubi-tubi diterimanya.rnrnSementara itu, Ayah, lelaki yang seh…
Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki-laki bermimpi. Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya. Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri. Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya. Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar. Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan…
Sejak lahir, aku seolah ditakdirkan untuk tak jauh dari sepakbola. Tangis pertamaku membuncah ketika televisi meledakkan keriuhan pendukung Argentina setelah berhasil mengalahkan Belanda dalam final Piala Dunia 1978. Saat tumbuh menjadi remaja, aku dan tiga sahabatku menjadi pecandu sepakbola. Kami membentuk klub sepak bola sendiri, kami bertanding antar klub dan bahkan berhasil mengalahkan tim…
Memoar ini mampu mengaduk-aduk humor dan rasa sedih sekaligus - The Guardian